membuat Label Automatis - ArcView Tutorial
membuat Label Automatis

Dua cara pemberian label di atas masih tergolong manual, karena kita harus mengisi label satu per satu pada peta. ArcView menyediakan fasilitas pelabelan secara automatis. Melalui cara ini kita tidak perlu lagi mengisi label secara manual satu per satu melainkan kita hanya menentu?kan setting yang diperlukan dan ArcView akan mengisi semua label pada peta sesuai dengan ketentuan yang telah diatur.

Prosedur melabeli peta secara automatis adalah sebagai berikut :

1. Aktifkan theme yang akan dilabeli. Bila ada beberapa theme yang aktif, hanya theme yang dipilih yang berada pada posisi teratas pada daftar isi saja yang akan dilabeli secara automatis.

2. Atur jenis, ukuran, dan style font melalui menu Window - Show Symbol Window atau Ctrl+P, bila kotak dialog Palatte muncul klik toolbar dan atur properti font yang dinginkan.

3. Dari menu Theme pilih Auto-label atau tekan Ctrl+L dari keyboard. Kotak dialog berikut akan muncul.

Gambar 7.9. Kotak dialog Auto-label.

Beberapa hal yang perlu diatur melalui kotak dialog di atas adalah sebagai berikut :

- Label field, pilih field mana yang akan digunakan sebagai label. Pilihan ini sama dengan pengaturan pada Theme - Properties pada pilihan Labels.

- Use Theme's Text Label Placement Property, Bila pilihan ini digunakan, ArcView akan menampatkan label pada peta sesuai dengan pengaturan yang dilakukan pada Text Label Property pada kotak dialog Theme - Properties.

- Find Best Label Placement, Bila pilihan ini diaktifkan, ArcView akan melihat setiap objek yang akan dilabeli pada theme dan juga objek disekitarnya, dan akan menempat?kan label pada posisi yang paling baik. Kriteria yang digunakan adalah sebagai berikut:

1. Untuk data tipe titik, Label tidak akan menindih objek yang dilabeli serta titik dan label yang lain. Posisi label diutamakan di atas objek titik tersebut ke kanan. Bila tempat tidak mengijinkan akan ditempatkan pada posisi yang memungkinkan.

2. Untuk data garis, label dapat menindih garis yang dilabeli dan garis yang lain, tetapi tidak akan menutupi label yang lain.

3. Untuk data area, label akan menempati paling tidak sebagian dari area yang dilabeli dan di tengah-tengah jika memungkinkan. Label tidak akan menutupi label yang lain.

- Jika label yang akan dipasang tidak memenuhi kriteria di atas, maka label tidak akan ditampilkan, kecuali kalau kita memilih Allow Overlapping Labels. Bila pilihan Find Best Label Placement tidak digunakan, maka kotak cek Allow Overlapping Labels dan Remove Duplicates tidak dapat digunakan.

- Bila anda memilih Find Best Label Placement sebenarnya tidak semua label ditampilkan untuk menghindari tampilan label saling tumpang tindih sehingga tampilan peta menjadi kurang baik. Apabila kita mengaktifkan kotak cek Allow Overlapping Labels maka label-label yang overlap juga ditampilkan denga warna hijau.

- Pilihan Remove Duplicates sebenarnya hanya tersedia untuk data bertipe garis. Apabila pilihan ini diaktifkan, bila kita mempunyai beberapa objek garis yang mempunyai label yang sama maka hanya satu saja yang ditampilkan.

- Line Label Position Option menunjukkan posisi label pada objek garis, apakah akan ditempatkan di atas, bawah, atau pada objek garis tersebut. Sama dengan arti Above, On, dan Below pada penjelasan properti theme di atas. Scale Labels mempunyai arti sama seperti pada properti theme yang telah di bahas di atas.

- Label Only Features in View Extent, bila diaktifkan maka hanya bagian theme yang terlihat pada view saya yang dilabeli, sementara bagian yang tidak tampak karena efek perbesaran skala tidak akan dilabeli. Bila tidak diaktifkan semua bagian theme akan diisi label.

4. Bila pengaturan pada kotak dialog Auto-label telah selesai, Klik OK. Berikut ini ditampilkan contoh label yang dibuat dengan menggunakan nilai default pada dialog Auto-label. Font yang digunakan adalah Arial, ukuran 10 point, style tebal.

Gambar 7.10. Contoh pemberian label pada data area dengan fasilitas Auto-label.