Menggunakan Data ARC/INFO - ArcView Tutorial
Menggunakan Data ARC/INFO

Mengingat ArcView dan ARC/INFO dibuat oleh perusahaan pembuat software yang sama, yaitu ESRI (Environmental Systems Research Instutute), maka data yang dibuat di ARC/INFO dengan mudah dapat dibuka dan digunakan di ArcView. Hampir semua jenis data ARC/INFO support di ArcView, kecuali Symbol lookup tables, Plot file, komposisi peta (Map compositions), AML (ARC Macro Language), dan SML (Simple Macro Language).

Berikut ini adalah contoh data daerah Jembrana yang simpan dengan format ARC/INFO akan dibuka di ArcView. Perlu diingat bahwa satu coverage data ARC/INFO disimpan dalam satu folder atau direktori. Data ARC/INFO yang digunakan pada contoh ini disimpan pada folder Arcinfo.

Langkah-langkah membuka data ARC/INFO di ArcView adalah sebagai berikut :

1. Aktifkan salah satu View bila belum ada yang aktif.

2. Klik menu View - Add Theme atau tekan Ctrl + T, atau klik toolbar . Kotak dialog berikut akan muncul.

Gambar 8.1. Kotak dialog Add Theme.

Walaupun tersimpan dalam folder yang terpisah, ArcView dapat mengenali folder data ARC/INFO. Perhatikan kotak dialog di atas di bagian kiri, pada baris paling atas icon arcinfo mempunyai bentuk yang berbeda dengan file ArcView lainnya.

3. Klik pada arcinfo untuk membuka data ARC/INFO, kemudian klik OK. Tampilan data ARC/INFO akan tampak sebagai berikut.

a b

Gambar 8.2. Tampilan data ARC/INFO, (a) data grafis/theme, dan (b) data tabular/tabel.

Data ARC/INFO mempunyai tampilan yang sama dengan Shapefile ArcView. Hanya saja, anda tidak dapat melaukkan editing data ARC/INFO pada ArcView. Perhatikan potongan menu Theme dibawah ini pada saat data ARC/INFO ditampilkan. Submenu Start Editing tidak aktif yang berarti kita tidak bisa melakukan editing.

Gambar 8.3. Potongan Submenu theme.

Agar data ARC/INFO dapat digunakan secara leluasa di ArcView seperti editing, analisis dll, maka data ARC/INFO perlu dikonversi ke format shapefile. Untuk tujuan itu, gunakan menu Theme - Convert to Shapefile. Bila kotak dialog berikut muncul, isikan dengan nama shapefile-nya dan tentukan pula lokasi tempat penyimpanan file tersebut.

Gambar 8.4. Kotak dialog konversi data ke format shapefile.

Catatan

Untuk menghindari pengaturan letak file secara berulang-ulang pada saat melakukan konversi data ke bentuk shapefile, anda dapat mengatur default direktori view dengan menggunakan menu File - Set Working Directory.

T i p

Bila anda sudah terbiasa melakukan input data atau digitasi peta di ARC/INFO, anda dapat melakukannya di ARC/INFO kemudian setelah selesai, konversi ke ArcView untuk analisis dan pencetakan.