Project ArcView GIS - ArcView Tutorial
Project ArcView GIS

Apabila anda telah meng-install software ArcView pada komputer anda, tampilan ArcView saat pertama kali dijalankan akan nampak seperti pada gambar di bawah ini.

Gambar 2.5. Tampilan ArcView saat pertama kali dijalankan.

Pada kotak dialog pembuka Welcome to ArcView GIS, ArcView menanyakan kepada kita apakah kita akan membuat projek dengan membuka view kosong (with a new View), membuka projek kosong tanpa membuka view (as blank projek), atau mengambil projek yang pernah disimpan (Open an existing project).

Kotak dialog pembuka ini akan selalu ditampilkan setiap kali kita menjalankan ArcView. Bila anda tidak menginginkan kotak dialog ini terus dimunculkan saat mengaktifkan ArcView, hilangkan tanda rumput pada kotak cek Show this window when ArcView GIS start.

Untuk saat ini pilihlah as blank project. Tampilan Projek ArcView akan tampak sebagai berikut.

Gambar 2.6. Tampilan Projek ArcView.

Data dalam ArcView diorganisasi dalam suatu projek. Setiap kita bekerja dengan ArcView, berarti kita bekerja pada suatu projek ArcView. Pada saat ArcView dibuka, satu projek kosong ditampilkan dengan nama Untitled. Kita dapat menggunakan projek kosong ini, atau membuka projek yang telah ada melalui menu File - Open Project.

Setiap projek terdiri dari 5 komponen, yaitu Views, Tables, Charts, Layouts, dan Scrips. Views digunakan untuk mengelola data grafis, Tables dipakai untuk manajemen data atribut, Charts digunakan untuk mengelola grafik (bukan data grafis), Layouts dipakai untuk membuat komposisi peta untuk dicetak, dan Scrips digunakan untuk membuat modul yang berisikan kumpulan perintah ArcView yang ditulis dalam bahasa pemrograman Avenue.

Projek ArcView tidak menyimpan data yang sebenarnya seperti data grafis, atribut atau yang lainnya. Projek ArcView hanyalah menyimpan referensi lokasi dan bagaimana data ditampilkan. Ini berarti kita dapat menggunakan data ArcView dalam beberapa Projek ArcView tanpa adanya duplikasi. File Projek ArcView adalah file tekt yang dapat dibuka pada sembarang software teks editor atau word processing. Di bawah ini ditampilkan contoh isi file Projek ArcView yang ditampilkan pada Notepad.

Gambar 2.7. Tampilan projek Arcviw pada Notepad.

2.2.2 Views

Views pada projek ArcView yang dipakai untuk mengelola data grafis baik vektor maupun grid atau raster. Seluruh pekerjaan yang berkaitan dengan manajemen data grafis dapat dilakukan pada View, mulai dari input data, manipulasi tampilan data grafis, sampai analisis data. Di bawah ini ditampilkan contoh projek ArcView yang terdiri dari 3 view, yaitu Daerah Administrasi, Objek Wisata, dan Penggunaan Lahan. Bila View Daerah Administrasi dibuka maka akan tampil seperti gambar di bawah ini.

a b

Gambar 2.8. Tampilan (a) projek ArcView View dan (b) View Daerah Administrasi.

Penjelasan lebih detail tentang View akan dibahas pada bab ?Bekerja dengan View?

2.2.3 Tables

Fasilitas Tables (tabel) pada projek ArcView digunakan untuk memanajemen data atribut atau tabular. Membuat tabel baru, menambah field dan record, join antar tabel merupakan beberapa pekerjaan yang dapat dilakukan pada Tables. Pada struktur data vektor, data yang tersimpan dalam tabel saling terkoneksi dengan data grafis pada view. Perubahan data pada tabel akan menyebabkan perubahan data grafis pada View, dan sebaliknya. Gambar di bawah ini menampilkan projek ArcView yang terdiri dari 3 tabel yaitu Tabel Daerah Administrasi, Tabel Objek Wisata, dan Tabel Penggunaan Lahan. Tampilan tabel Daerah Administrasi adalah sebagai berikut.

a b

Gambar 2.9. Tampilan (a) projek ArcView Tables dan (b) Tabel Daerah Administrasi.

Penjelasan lebih detail tentang Fasilitas Tables akan dibahas pada bab ?Mengelola Tabel?

2.2.4 Charts

Charts pada projek ArcView digunakan untuk mengelola grafik. Data yang digunakan untuk membuat grafik bersumber dari data pada tabel. Beberpa jenis grafik yang dapat dibuat pada fasilitas Charts ini diantaranya grafik batang, kolom, garis, area, lingkaran, dan scatter XY. Di bawah ini ditampilkan satu contoh grafik batang dari dua grafik yang terdapat pada projek ArcView Contoh.

a b

Gambar 2.10. Tampilan (a) projek ArcView Charts dan (b) Contoh grafik batang.

Penjelasan lebih detail tentang Charts akan dibahas pada bab ?Grafik dan Laporan?

2.2.5 Layouts

Fasilitas Layout digunakan untuk membuat layout atau komposisi peta sebelum peta dicetak. Fasilitas ini meliputi penggunaan view untuk layuout, pembuatan legenda, skala, arah utara, judul peta, dan asesoris lainnya. Di bawah ini disajikan satu contoh layout Peta Penggunaan Lahan.

a b

Gambar 2.11. Tampilan (a) projek ArcView Layout dan (b) Layout Peta Penggunaan Lahan.

Penjelasan lebih detail tentang Layout akan dibahas pada bab ?Layout dan Pencetakan Peta?

2.2.6 Scripts

Scripts pada projek ArcView merupakan kumpulan dari perintah ArcView yang ditulis dalam bahasa Avenue. Bagi pengguna ArcView tingkat advance, penggunaan fasilitas ini akan sangat membantu dalam analisis data, karena kita dapat melakukan customsi dan kreasi sendiri analisis sesuai dengan kebutuhan. Disamping itu, proses sifatnya yang berulang-ulang dapat dibuatkan script sehingga pekerjaan menjadi lebih efektif dan efesien. Berikut ini disajikan satu contoh script yang digunakan untuk kalkulasi.

a b

Gambar 2.12. Tampilan (a) projek ArcView Script dan (b) Contoh Script untuk Kalkukasi.

Untuk tahap pemula, Script tidak akan dibahas pada buku ini.

T i p

Bila kita berkerja dengan projek ArcView, menampilkan komponen projek secara bersama sama dalam satu window akan memberikan kemudahan tersendiri dalam mengelola dan menganalisis data karena kita dengan mudah dapat melihat hubungan antar data seperti pada gambar di bawah ini.

Gambar 2.13. Komponen projek ArcView ditampilkan secara bersama-sama dalam satu window.